Misalnya saja pilihan niche untuk blog baru yang akan dibuat yaitu tentang bisnis online, ternyata tak sengaja berkunjung ke blog seseorang dengan niche motoGP dan blognya ramai pengunjung setiap saat. Disinilah perang pemikiran terjadi, dilematisasi melanda, keraguan pun tak bisa dihindari. Tidak cukup sampai disitu, ternyata niche di blog lainnya juga mempengaruhi keputusan awal kita. Dan begitu seterusnya, hingga untuk membuat blog baru pun tak kunjung terwujud. Waktu terbuang sia-sia hanya untuk memilih mana niche terbaik untuk blog baru ini.
Sebetulnya inti permasalahannya bukan pada pemilihan mana niche terbaik dan mana yang kurang baik, tetapi tingkat konsistensi kita yang kadang kurang kuat menangkal segala godaan yang ada. Hal ini juga dipengaruhi oleh keterbatasan kemampuan dan kegemaran kita dalam sesuatu. Kita menjadi tidak percaya diri untuk memilih niche tertentu karena tidak sesuai dengan passion di diri kita. Kalau sudah begini, mau tidak mau mempermantab konsistensilah menjadi suatu hal yang mutlak.
Read more »
0 komentar